Danrem 041/Gamas: Berita Harus Akurat dan Berimbang, 565 Titik Koperasi Capai Progres 100 Persen
Bengkulu – Komandan Korem (Danrem) 041/Garuda Emas (Gamas), Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han., mengajak seluruh awak media di Provinsi Bengkulu untuk memperkuat sinergi dan komunikasi dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Jatmiko saat menggelar Coffee Morning bersama awak media di Gazebo Lapangan Korem 041/Gamas, Senin (19/10/2026). Kegiatan berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kolaborasi antara TNI dan insan pers.
Dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi Kasi Intel Korem 041/Gamas Budiman, Kasrem Edison Sinabutar, dan Kasi Pers Yudi Triawan.
Jatmiko mengatakan, media memiliki peran strategis sebagai mitra TNI dalam menyampaikan informasi mengenai perkembangan situasi, pelaksanaan program, serta berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
Menurutnya, komunikasi terbuka antara awak media dan jajaran Korem sangat penting agar informasi yang berkembang dapat segera diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
“Melalui kegiatan ini, saya ingin mempererat silaturahmi dengan rekan-rekan media di Bengkulu. Jangan sungkan untuk berkomunikasi dan menyampaikan informasi kepada kami. Sinergi antara TNI dan media sangat penting agar setiap perkembangan di lapangan dapat diketahui dan ditindaklanjuti dengan cepat,” ujar Jatmiko.
Ia menegaskan, Korem 041/Gamas terbuka terhadap informasi, masukan, maupun laporan dari awak media. Setiap informasi akan menjadi bahan pengecekan, klarifikasi, dan koordinasi dengan satuan maupun pihak terkait.
Selain memperkuat sinergi, Danrem menekankan pentingnya verifikasi fakta dan konfirmasi dalam pemberitaan, terutama terkait kegiatan serta program TNI di wilayah Bengkulu.
Menurutnya, perkembangan media digital membuat informasi menyebar dengan cepat. Namun, kecepatan publikasi harus tetap diimbangi dengan akurasi agar masyarakat mendapatkan informasi yang utuh.
“Silakan sampaikan informasi dan pemberitaan sesuai fakta di lapangan. Kami juga tidak menutup diri terhadap kritik maupun kekurangan. Yang terpenting, informasi dikonfirmasi dan diberitakan secara berimbang sehingga masyarakat memperoleh gambaran yang utuh,” tegasnya.
Ia mencontohkan penanganan jembatan perintis di wilayah Bandung yang mengalami kerusakan. Informasi mengenai kondisi jembatan tersebut menjadi perhatian dan ditindaklanjuti melalui pengecekan lapangan serta koordinasi untuk mempercepat penanganan.
Jatmiko menilai, komunikasi yang responsif antara masyarakat, media, dan jajaran TNI dapat membantu mengidentifikasi persoalan sekaligus mempercepat pencarian solusi.
Dalam kesempatan itu, Danrem juga memaparkan perkembangan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Provinsi Bengkulu.
Ia menjelaskan, pembangunan dan kesiapan operasional koperasi terus dipantau melalui proses verifikasi dan validasi bersama kementerian serta instansi terkait. Pemeriksaan meliputi kesiapan bangunan, ketersediaan listrik dan air, sarana prasarana, serta fasilitas pendukung lainnya.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, sebanyak 565 titik di Provinsi Bengkulu telah mencapai progres penyelesaian 100 persen. Sementara itu, sebanyak 81 titik tahap pertama di Kabupaten Bengkulu Utara juga disebut telah selesai seluruhnya.
Meski demikian, Danrem menegaskan bahwa proses verifikasi dan validasi tetap diperlukan untuk memastikan setiap lokasi memenuhi persyaratan sebelum dioperasionalkan.
Ia berharap media dapat menyampaikan perkembangan program tersebut secara objektif, termasuk kendala di lapangan yang membutuhkan koordinasi dan penyelesaian bersama.
Danrem 041/Gamas menegaskan, sinergi TNI dan media bukan semata-mata untuk kepentingan institusi, melainkan juga sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengajak awak media untuk terus menjalin komunikasi dengan Korem maupun jajaran Kodim di kabupaten dan kota apabila menemukan informasi penting yang membutuhkan perhatian atau tindak lanjut.
Melalui kegiatan Coffee Morning tersebut, Korem 041/Gamas berharap hubungan dengan insan pers di Provinsi Bengkulu semakin erat sehingga tercipta pertukaran informasi yang terbuka, profesional, dan konstruktif.
Dengan komunikasi yang berkelanjutan, TNI dan media diharapkan dapat terus bersinergi dalam menyampaikan informasi kredibel, menjaga kepercayaan publik, serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Provinsi Bengkulu.

Facebook comments