Skip to main content
x
rutan

Hijaukan Rutan, Klinik Bengkulu Optimalkan TOGA untuk Kesehatan dan Pembinaan WBP

BENGKULU – Klinik Pratama Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui berbagai inovasi berbasis lingkungan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan pemeliharaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang berada di area sekitar klinik, dengan melibatkan langsung warga binaan dalam proses perawatannya, Kamis (5/5).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat, hijau, dan produktif di dalam Rutan Bengkulu. Tanaman TOGA yang dibudidayakan meliputi berbagai jenis tanaman herbal seperti jahe, kunyit, serai, temulawak, dan daun sirih yang dikenal memiliki manfaat untuk membantu penanganan kesehatan ringan secara alami.

Petugas Klinik Pratama Rutan Bengkulu, Wawan Sahadi, menjelaskan bahwa pemeliharaan TOGA tidak hanya difokuskan pada aspek estetika lingkungan, tetapi juga sebagai bentuk pemanfaatan sumber daya alam untuk mendukung layanan kesehatan dasar di dalam rutan.

“Tanaman obat ini kami rawat secara berkelanjutan agar tetap tumbuh subur dan dapat dimanfaatkan sewaktu-waktu untuk mendukung kebutuhan kesehatan ringan warga binaan,” ujar Wawan.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan warga binaan dalam kegiatan pemeliharaan TOGA merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian. Selain memberikan aktivitas positif, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan.

Para warga binaan yang terlibat diberikan arahan mengenai cara merawat tanaman, mulai dari penyiraman, pembersihan area sekitar tanaman, hingga pengenalan manfaat dari masing-masing jenis tanaman obat. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bersifat rutinitas, tetapi juga edukatif.

“Melalui kegiatan ini, warga binaan dapat belajar hal baru yang bermanfaat. Harapannya, keterampilan ini bisa menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” tambah Wawan.

Selain itu, pemanfaatan TOGA juga sejalan dengan upaya Klinik Pratama Rutan Bengkulu dalam mengedepankan layanan kesehatan berbasis promotif dan preventif. Dengan adanya tanaman obat yang terawat, beberapa keluhan kesehatan ringan dapat ditangani secara awal menggunakan bahan alami sebelum diberikan penanganan medis lebih lanjut.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari warga binaan yang terlibat, karena selain menambah pengetahuan, mereka juga merasa lebih produktif selama menjalani masa pembinaan di dalam rutan.

Dengan pengelolaan TOGA yang terus ditingkatkan, Klinik Pratama Rutan Bengkulu berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat sekaligus mendukung program pembinaan yang berkelanjutan bagi warga binaan pemasyarakatan.

Dibaca : 3Klik

Facebook comments