Skip to main content
x
Ragam
Duta GenRe Provinsi Bengkulu, Erik Ari Sanjaya melakukan sosialisasi dan bermain GenRe Spin

Duta GenRe Bengkulu Sosialisasikan GenRe Spin ke Mahasiswa dan Pelajar

Dutawarta.com - Permasalahan remaja saat ini menjadi sesuatu yang sangat menyita perhatian. Pasalnya remaja menyumbang bagian besar dalam problematika yang berkembang di kalangan masyarakat. Peran remaja sebetulnya menjadi kunci dari perkembangan sebuah bangsa, karena di tangan merekalah negara diwariskan nantinya. Remaja yang cerdas, visioner, dan inovatif sangat didambakan oleh Indonesia.

Data yang terhimpun dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional 2018 bahwa Indonesia memiliki jumlah penduduk sebanyak 267 juta jiwa menurut survei penduduk antar sensus. Remaja Indonesia berjumlah 66,3 juta jiwa. Dalam hal ini, tingkat kekerasan seksual yang terjadi khususnya di Provinsi Bengkulu tahun 2017 telah terjadi sebanyak 121 kasus dan pernikahan usia muda Provinsi Bengkulu menempati posisi ke 12 di Indonesia.

Oleh karena itu, dalam rangka mewujudkan visi Indonesia emas 2045, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) membuat sebuah program bernama Pemilihan Duta GenRe. Duta GenRe atau duta generasi berencana adalah sebuah wadah untuk mengembangkan pembentukan karakter bangsa yang harapannya dapat menyebarkan virus kebaikan yang berkaitan dengan generasi berencana dikalangan generasi muda secara menyeluruh.

Selaku Duta GenRe Provinsi Bengkulu tahun 2019 terpilih, Erik Ari Sanjaya Mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Bengkulu, mensosialisasikan perannya dalam menyebarkan virus kebaikan di kalangan mahasiswa dan pelajar dengan cara memodifikasi permainan menjadi media pembelajaran kesehatan reproduksi bagi remaja yang diberi nama "GenRe Spin". 

Dalam hal ini, ia menjelaskan kepada mahasiswa dan pelajar bahwa, GenRe Spin adalah metode belajar sambil bermain dengan cara diputar atau spinning. Didalam GenRe Spin terdapat 6 istilah, yaitu fakta, mitos, question, dare? dan spin lagi dong. GenRe Spin telah dilaksanakan sejak bulan Juli lalu.

Untuk diketahui, sejak terpilih dirinya sebagai Duta GenRe Provinsi Bengkulu tahun 2019, Erik telah mengujungi sebanyak 20 PIK-R di kampus dan sekolah yang ada di Provinsi Bengkulu dan mengajak remaja di Provinsi Bengkulu untuk bermain GenRe Spin.

"Ya, ini adalah kewajiban saya sebagai Duta GenRe, untuk mensosialisasikan bentuk kejahatan, dan perilaku menyimpang di kalangan remaja, dengan cara melakukan sosialisasi sambil bermain, agar mahasiswa dan pelajar tidak merasa bosan, saya juga berharap dengan cara ini kasus kekerasan seksual dan pernikahan usia muda yang ada di Provinsi Bengkulu dapat ditekan melalui GenRe Spin," terang Erik Duta GenRe Provinsi Bengkulu, Rabu (13/11/2019).

Untuk pengetahuan, Provinsi Bengkulu telah menerbitkan Peraturan Gubernur No 33 Tahun 2018 tentang pencegahan perkawinan usia anak. Genre spin diharapkan dapat mendudukung atau memperkuat peraturan gubernur untuk pencegahan perkawinan anak sebagai edukasi kepada remaja tentang kesehatan reproduksi remaja. (Red**)

Dibaca : 57Klik

Facebook comments