Segera Panen, Lapas Bengkulu Berikan Fasilitas Pelatihan Budidaya Pepaya Bagi Warga Binaan
Bengkulu - Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu melaksanakan program budidaya pepaya. Pepaya yang telah ditanam sekitar 8 bulan yang lalu ini, nampak telah berbuah lebat dan menunggu matang di pohon agar dapat segera di panen, Selasa (13/08/2024).
Pemberian pelatihan dan keterampilan kepada warga binaan ini sebagai upaya agar WBP dapat mengembangkan potensi diri dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat setelah menjalani masa tahanan.
Proses budidaya dilakukan secara organik, tanpa menggunakan pestisida dan bahan kimia berbahaya lainnya. Budidaya pepaya dipilih karena tanaman ini memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan.
Selain itu, pepaya juga memiliki kandungan gizi yang baik untuk kesehatan tubuh.
Warga binaan yang terlibat dalam program ini diajarkan tentang teknik budidaya yang baik dan benar, mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga panen. Mereka juga diajarkan tentang pengolahan dan pemasaran hasil panen.
Kalapas Bengkulu Yuniarto mengatakan program budidaya pepaya ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang positif bagi warga binaan Lapas, baik dari segi ekonomi maupun keterampilan.
"Selain itu, program ini juga dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar Lapas, dengan menyediakan pasokan buah pepaya yang sehat dan berkualitas," ujarnya.

Facebook comments