Skip to main content
x
lapas

Lapas Bengkulu Resmi Operasikan Wartelsuspas: Wujudkan Komunikasi Aman dan Terawasi bagi Warga Binaan

Bengkulu - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu secara resmi mulai mengoperasikan Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) pada hari ini. Dimulainya pengoperasian wartelsuspas tersebut menandai babak baru dalam sistem komunikasi di lingkungan pemasyarakatan, yang kini semakin modern, transparan, dan terawasi.

Kepala Lapas Bengkulu, Yuniarto, dalam keterangannya menyampaikan bahwa operasional Wartelsuspas berjalan lancar sejak pagi hari. Beberapa warga binaan telah memanfaatkan layanan ini untuk menghubungi keluarga mereka menggunakan platform komunikasi berbasis aplikasi seperti WhatsApp dan Telegram yang telah terintegrasi secara resmi melalui sistem Wartelsuspas.

“Kami sangat bersyukur Wartelsuspas hari ini mulai digunakan secara aktif. Respons warga binaan pun cukup positif. Mereka merasa lebih tenang karena bisa berkomunikasi dengan keluarga secara legal tanpa rasa khawatir,” ujar Yuniarto.

Pelaksanaan teknis dilakukan secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditentukan, guna memastikan kelancaran dan keteraturan penggunaan. Setiap warga binaan diwajibkan mengikuti tata tertib penggunaan serta menjalani verifikasi sebelum mengakses layanan komunikasi.

Petugas lapas yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan teknis, turut mendampingi penggunaan perdana hari ini. Pengawasan dilakukan secara langsung melalui sistem monitoring untuk memastikan tidak adanya pelanggaran terhadap regulasi komunikasi yang berlaku di lingkungan pemasyarakatan.

Dengan beroperasinya Wartelsuspas, Lapas Bengkulu diharapkan dapat menjadi contoh bagi lembaga pemasyarakatan lainnya dalam penerapan komunikasi yang aman dan berintegritas. Selain itu, layanan ini juga merupakan bentuk perlindungan terhadap hak asasi warga binaan dalam menjaga hubungan sosial dengan keluarga di luar tembok lapas.

Yuniarto menegaskan komitmen pihaknya dalam mengawal kelangsungan layanan ini secara konsisten. “Kami akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan sistem bila diperlukan. Harapan kami, Wartelsuspas bukan hanya menjadi fasilitas, tapi juga menjadi jembatan harapan bagi para warga binaan untuk terus memperbaiki diri.”

Dengan dimulainya operasional Wartelsuspas, Lapas Kelas IIA Bengkulu semakin meneguhkan posisinya sebagai pelopor reformasi pelayanan pemasyarakatan berbasis teknologi dan humanisme.

Dibaca : 8Klik

Facebook comments