Lapas Bengkulu Gelar Penelitian Kemasyarakatan Bagi Warga Binaab
Bengkulu– Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bengkulu melaksanakan penelitian kemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi sosial dan psikologis narapidana serta efektivitas program rehabilitasi yang ada. Sabtu (19/10/2024)
Kegiatan ini melibatkan wawancara mendalam dengan narapidana, petugas Lapas, dan keluarga narapidana. Melalui pendekatan ini, Bapas berharap dapat mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh narapidana selama menjalani masa hukuman, serta mengumpulkan informasi mengenai persepsi mereka terhadap program rehabilitasi.
Kepala Lapas Bengkulu, Yuniarto menjelaskan bahwa penelitian ini penting untuk merancang program yang lebih tepat sasaran. “Kami ingin memastikan narapidana tidak hanya menjalani hukuman, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan kebijakan pemasyarakatan yang lebih baik. Selain itu, Bapas Bengkulu juga berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pemerintahan dan organisasi masyarakat, dalam mendukung proses reintegrasi narapidana.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen Bapas dalam mendukung kesejahteraan sosial narapidana dan pentingnya pendekatan berbasis masyarakat dalam sistem pemasyarakatan di Indonesia.

Facebook comments