Pilkada Serentak, Sebanyak 635 Warga Binaan Lapas Bengkulu Gunakan Hak Pilihnya
Bengkulu, 27 November 2024 - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu hari ini menjadi bagian dari pesta demokrasi nasional dengan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak. Pemilihan berlangsung di lapangan tenis Lapas Bengkulu dengan suasana yang tertib dan lancar.
Sebanyak 635 pemilih terdaftar di Lapas Kelas IIA Bengkulu menyalurkan hak suara mereka melalui dua Tempat Pemungutan Suara (TPS), yakni TPS 901 dan TPS 902. Proses pemungutan suara dimulai sejak pagi hari dan akan berlangsung hingga sore nanti, dengan antusiasme tinggi dari para pemilih yang didominasi oleh warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Yuniarto, memantau langsung jalannya pemungutan suara untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. "Kami memastikan bahwa seluruh warga binaan yang memiliki hak pilih dapat menggunakan haknya dengan baik. Pemilihan ini juga kami lakukan dengan pengawasan ketat untuk menjaga integritas proses," ujar Yuniarto.
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Bengkulu, Teguh Wibowo,turut hadir memantau kegiatan ini, Ia menyampaikan apresiasinya terhadap kelancaran pelaksanaan Pilkada di Lapas. "Ini merupakan bukti bahwa warga binaan juga dapat berkontribusi dalam demokrasi. Kami bangga dengan keterlibatan mereka dan sinergi semua pihak dalam mensukseskan pemilihan ini," kata Teguh.
Untuk mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan Pilkada, Kapolsek Muara Bangkahulu dan personil turut mengerahkan keamanan. Kehadiran aparat kepolisian memastikan suasana tetap kondusif selama proses pemungutan suara berlangsung.
Pilkada di Lapas Kelas IIA Bengkulu menjadi bukti nyata bahwa hak politik warga binaan tetap dijunjung tinggi, sekaligus memperlihatkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan demokrasi yang inklusif. Proses penghitungan suara dari TPS 901 dan TPS 902 dijadwalkan akan berlangsung setelah pemungutan suara selesai.
Dengan pelaksanaan yang tertib dan penuh semangat, Lapas Kelas IIA Bengkulu memberikan contoh bahwa partisipasi dalam demokrasi dapat diwujudkan di mana saja, termasuk di balik jeruji besi.
Facebook comments