Skip to main content
x
Pesantren Kilat Ramadhan di Lapas Kelas IIA Bengkulu: Warga Binaan Perkuat Iman dan Karakter

Pesantren Kilat Ramadhan di Lapas Kelas IIA Bengkulu: Warga Binaan Perkuat Iman dan Karakter

Bengkulu -Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu melaksanakan kegiatan Pesantren Kilat bagi para santri warga binaan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pendidikan agama secara intensif, mencakup materi akidah, akhlak, baca Al-Qur'an, dakwah, ibadah, hingga hafalan Al-Qur'an.

Pelaksanaan pesantren kilat ini berlangsung setiap hari selama bulan Ramadhan, dimulai sejak pagi hingga malam hari yang ditutup dengan tadarusan bersama. Tahun 2025 ini, Lapas Kelas IIA Bengkulu menerapkan pendekatan baru dengan melibatkan warga binaan sebagai pemimpin kegiatan, sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Yuniarto, menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan aktif warga binaan dalam kegiatan ini.
"Pesantren kilat ini bukan hanya sarana memperdalam ilmu agama, tetapi juga bagian dari pembinaan mental dan spiritual yang penting bagi warga binaan. Kami percaya, dengan bimbingan yang berasal dari sesama warga binaan, proses pembelajaran akan lebih efektif dan mampu memperkuat solidaritas di antara mereka," ujar Yuniarto.

Selain itu, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Fahrennisa, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam membentuk karakter positif para warga binaan.
"Pesantren kilat ini menjadi wadah bagi warga binaan untuk tidak hanya memahami ajaran agama, tetapi juga mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap, ilmu yang didapat selama Ramadhan dapat menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke masyarakat," tutur Fahrennisa.

Salah satu santri warga binaan yang ditunjuk sebagai pemateri mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan tersebut. "Ini adalah momen berharga bagi kami. Selain berbagi ilmu, kami juga belajar menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi sesama," katanya.

Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bengkulu terus berkomitmen untuk menghadirkan pembinaan keagamaan sebagai bagian dari program reintegrasi sosial. Diharapkan, ilmu agama yang diperoleh dapat menjadi pondasi kuat bagi warga binaan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Dibaca : 6Klik

Facebook comments