Skip to main content
x
Dansat Brimob Polda Bengkulu Kombes Pol. Danu Windarto, S.I.K., menjadi Pembina Upacara Bendera di SMAN 1 Kota Bengkulu

Dansat Brimob Pimpin Upacara di SMAN 1 Kota Bengkulu,Ingatkan Siswa Bahaya Hoaks Hingga Radikalisme

BENGKULU – Dansat Brimob Polda Bengkulu Kombes Pol. Danu Windarto, S.I.K., menjadi Pembina Upacara Bendera di SMAN 1 Kota Bengkulu, Senin (19/10/2026) pukul 07.15 WIB.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program prioritas Kapolri  dalam program Quick wins untuk memberikan pembinaan dan edukasi kepada generasi muda. Turut hadir AKP Yanto dari Ditlantas Polda Bengkulu, Ipda Denni Syefriadi, S.H., Briptu Andika Bagaskara Putra dari Bidhumas dan Bripda Aditia dari Ditbinmas, serta Kepala SMAN 1 Kota Bengkulu Bapak Syahroni beserta dewan guru.

Dalam amanatnya, Dansat Brimob membacakan amanat Kapolda Bengkulu di hadapan ratusan siswa-siswi yang mengikuti upacara dengan khidmat.

Mengawali amanatnya, ia menyoroti perkembangan kejahatan media sosial yang terus meningkat di Indonesia seiring tingginya penetrasi internet.

"Anak-anakku sekalian, para siswa-siswi yang saya cintai dan saya banggakan, perkembangan kejahatan media sosial saat ini terus meningkat dan semakin beragam. Modusnya mulai dari penipuan online, kejahatan siber, hacking dan pencurian data, hingga pencemaran nama baik melalui hoaks dan ujaran kebencian, termasuk kejahatan konten negatif seperti pornografi, judi online, serta eksploitasi anak," ujar Kombes Pol. Danu Windarto.

Ia menjelaskan, saat ini banyak beredar informasi di media sosial tanpa diketahui kebenarannya. Ciri-ciri hoaks, kata dia, biasanya membuat kepanikan, provokatif, sumber tidak jelas, fakta diragukan, situs belum terverifikasi, hingga meminta segera dibagikan dengan iming-iming hadiah gratis.

"Tips sederhana melawannya adalah cek dan ricek keaslian berita, periksa fakta, perhatikan sumber berita, jangan langsung membagikan informasi, dan berpikir objektif. Dampak hoaks bisa meningkatkan depresi, kecemasan, menimbulkan kebencian, memicu perpecahan, bahkan dapat dikenai sanksi pidana sesuai UU ITE Nomor 19 Tahun 2016," ujar Dansat Brimob.

Tak hanya soal hoaks, Dansat Brimob juga mengingatkan siswa tentang bahaya intoleransi yang dapat berujung pada radikalisme dan terorisme.

"Sampai saat ini kita masih dihadapkan dengan tantangan pelanggaran intoleransi di tengah masyarakat. Jika dibiarkan, akan berpotensi menjadi radikal dan terorisme. Setiap pelaku terorisme pasti mereka radikal dan intoleran. Intoleransi artinya tidak tenggang rasa, padahal kita harus saling menghargai perbedaan agama, suku, ras, dan budaya," Ujar nya

Ia menambahkan, faktor anak muda mudah terpapar paham radikal adalah karena masih mencari identitas diri, emosi belum stabil, semangat tinggi, suka coba-coba, ingin diakui, serta pengaruh internet, ujar Kombes Pol. Danu Windarto.

Di akhir amanatnya, Dansat Brimob menyampaikan pesan khusus kepada seluruh siswa-siswi SMAN 1 Kota Bengkulu:

"Pertama, beriman dan bertakwalah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, berdoa dan berikhtiar dengan sungguh-sungguh, rajin belajar sehingga lulus tepat waktu dan dapat melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi," ujar Dansat Brimob

"Kedua, taatilah semua aturan yang berlaku di sekolah, hormati guru dan orang tua. Ketiga, jalin hubungan pertemanan yang baik, jauhi perbuatan perundungan atau bullying, dan saling tolong-menolong sesama teman," ujar Kombes Pol. Danu Windarto.

Ia juga menegaskan agar siswa menjauhi narkoba, minuman keras, dan geng motor.

"Jauhi narkoba, miras, dan jangan ikut-ikutan geng motor karena semua itu tidak berguna, malah akan merusak masa depan kalian. Gunakan media sosial dengan bijak dan jangan mudah menyebarkan berita yang belum diketahui kebenarannya," ujar Dansat Brimob

Selain itu, siswa juga diimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.

"Kami harap para siswa dapat menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, dan membanggakan menuju Indonesia Emas 2045," ujar Dansat Brimob.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dewan guru dan siswa-siswi, serta pemberian arahan khusus kepada pengurus OSIS SMAN 1 di aula sekolah.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Kota Bengkulu Bapak Syahroni menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Polda Bengkulu.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Bengkulu khususnya Dansat Brimob yang telah hadir ke sekolah kami menjadi pembina upacara dan memberikan arahan yang sangat berharga kepada OSIS SMAN 1 Kota Bengkulu," ujar Bapak Syahroni Kepala sekolah SMA 1

Kegiatan ditutup dengan foto bersama dewan guru SMA Negeri 1 dan siswa siswi SMA Negeri 1 Kota Bengkulu

Dibaca : 1Klik

Facebook comments