Skip to main content
x
Partai Rakyat Indonesia (PRI) menggelar konsolidasi bersama jajaran DPD dan DPC se-Provinsi Bengkulu di salah satu rumah makan di kawasan Pantai Panjang

Tatap Pemilu 2029, Partai Rakyat Indonesia Gelar Konsolidasi Penguatan Struktur di Bengkulu

Bengkulu - Partai Rakyat Indonesia (PRI) menggelar konsolidasi bersama jajaran DPD dan DPC se-Provinsi Bengkulu di salah satu rumah makan di kawasan Pantai Panjang, Kota Bengkulu, Jumat (4/9/26).

Konsolidasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) DPP PRI, H Amir, serta dihadiri jajaran pengurus DPC.

Pertemuan strategis ini digelar sebagai pijakan awal perapian mesin partai dalam menatap kontestasi Pemilu 2029 mendatang.

Dalam pengarahannya, H Amir membeberkan target raihan suara yang telah ditetapkan oleh Ketua Umum DPP PRI, H Muhammad Nasarudin.

“Target Ketum H Muhammad Nasarudin, partai kita ini akan ada 50 kursi di DPR RI pada Pemilu 2029 nanti,” tegas H Amir di hadapan para pengurus DPC.

Untuk tingkat daerah di Provinsi Bengkulu, PRI membidik target 4 hingga 5 kursi untuk DPRD Provinsi, serta 3 hingga 4 kursi di masing-masing DPRD Kabupaten/Kota dari 11 kabupaten/kota yang ada.

Sementara untuk DPR RI, H Amir, menegaskan mereka menargetkan untuk merebut 1 kursi dari Provinsi Bengkulu.

Guna mencapai target tersebut, H Amir memberikan instruksi tegas agar seluruh pengurus menyelesaikan pemberkasan Surat Keputusan (SK) struktur hingga tingkat bawah sebelum akhir bulan ini.

“Sebelum 30 September, SK kepengurusan di sini harus sudah clear. Kita tidak bisa mengadakan Rapimnas tanpa DPC ini terstruktur rapi di bawah. Fokuskan ke yang sudah ada untuk diurus berkasnya,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan tidak akan campur tangan (cawe-cawe) terkait penyusunan struktur lokal dan menyerahkan sepenuhnya kepada pengurus daerah, selama syarat administrasi terpenuhi tepat waktu.

H Amir mewanti-wanti agar pengurus DPC selektif dan tidak asal merekrut kader. Setiap pengurus yang bergabung diwajibkan memiliki mimpi dan target politik yang jelas.

“Saya meminta yang menjadi pengurus di sini ada kepentingan politik, ingin jadi bupati, ingin jadi anggota DPR provinsi atau kabupaten. Kalau tidak punya mimpi bergabung di Partai Rakyat, mending mohon maaf, bersama keluarga saja,” pungkasnya. (Red)

Dibaca : 1Klik

Facebook comments