Tekan Stres dan Jaga Fisik, Rutan Bengkulu Optimalkan Senam di Masa Mapenaling
Bengkulu – Upaya menjaga kondisi kesehatan tahanan baru terus menjadi perhatian di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu, khususnya selama Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenaling). Pada fase awal ini, para tahanan menghadapi berbagai penyesuaian, mulai dari perubahan lingkungan hingga tekanan psikologis yang dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun mental, Selasa (5/5).
Petugas Medis Rutan Bengkulu, Wawan Sahadi, menjelaskan bahwa periode Mapenaling merupakan waktu krusial untuk memastikan kondisi kesehatan para penghuni baru tetap stabil. Oleh karena itu, pemantauan dilakukan lebih intensif guna mengantisipasi potensi gangguan kesehatan sejak dini.
“Pada masa awal ini, kami memberikan perhatian lebih terhadap kondisi tahanan. Adaptasi terhadap lingkungan baru seringkali memengaruhi fisik dan mental, sehingga kegiatan kebugaran menjadi salah satu langkah penting yang kami terapkan,” ujar Wawan.
Sebagai bagian dari langkah preventif, puluhan tahanan baru mengikuti kegiatan senam pagi yang dilaksanakan di lapangan dalam rutan. Kegiatan tersebut berlangsung dengan pengawasan langsung dari Wawan Sahadi bersama Wakil Komandan Regu 2, Hendriawan. Senam yang dilakukan dirancang sederhana namun efektif untuk membantu menjaga kebugaran tubuh.
Menurut Wawan, aktivitas fisik ringan seperti senam memiliki manfaat yang cukup signifikan, tidak hanya dalam menjaga daya tahan tubuh, tetapi juga dalam membantu mengurangi tingkat stres yang dialami para tahanan baru. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun semangat kebersamaan serta mempercepat proses adaptasi di lingkungan rutan.
“Kondisi tahanan baru sangat beragam. Ada yang datang dalam keadaan sehat, namun ada juga yang membutuhkan perhatian khusus. Dengan olahraga ringan, kami berupaya menjaga kondisi tubuh mereka agar tetap prima,” jelasnya.
Selama kegiatan berlangsung, tim medis turut melakukan pemantauan terhadap kondisi fisik peserta, seperti denyut nadi, pola pernapasan, serta keluhan yang dirasakan setelah beraktivitas. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan.
“Pendekatan kami bersifat pencegahan. Jika ada keluhan, langsung kami tindaklanjuti agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius,” tambah Wawan.
Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan pola hidup sehat kepada para tahanan. Dengan rutinitas yang lebih teratur, diharapkan para penghuni baru dapat menjalani masa pembinaan dengan kondisi tubuh yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, Rutan Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tidak hanya aman, tetapi juga mendukung kesehatan dan kesejahteraan para warga binaan.
Facebook comments