Sukses, Penutupan Rehabilitas Sosial Narkoba Warga Binaan Lapas Bengkulu
Bengkulu - Lapas Kelas IIA Bengkulu menggelar acara penutupan Program Rehabilitasi Sosial Narkotika bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tahun anggaran 2024. Program ini merupakan hasil kerja sama strategis antara Lapas Kelas IIA Bengkulu dan Yayasan KIPAS yang telah berlangsung dengan sukses.Senin (30/12/2024)
Acara penutupan ini menjadi momen penuh makna, ditandai dengan pelepasan kartu tanda peserta rehabilitasi oleh Kasi Binadik Lapas Kelas IIA Bengkulu, Fahrennisa, bersama Ketua Yayasan KIPAS. Simbolis ini menandakan bahwa para peserta telah berhasil menyelesaikan program rehabilitasi yang dirancang khusus untuk membantu mereka pulih dari ketergantungan narkotika.
Acara berlangsung khidmat di aula Lapas dan dihadiri oleh pejabat struktural Lapas, perwakilan Yayasan KIPAS, serta 70 WBP yang telah mengikuti program tersebut. Dalam sambutannya, Fahrennisa menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung keberhasilan program ini, terutama kepada para peserta yang telah menunjukkan semangat dan komitmen dalam menjalani proses rehabilitasi.
Ketua Yayasan KIPAS juga memberikan pesan inspiratif, menekankan pentingnya melanjutkan perubahan positif ini di luar program rehabilitasi. "Program ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan baru menuju kehidupan yang lebih baik dan bebas dari jerat narkotika," ujarnya.
Melalui program rehabilitasi ini, para WBP tidak hanya mendapatkan bimbingan psikologis dan sosial, tetapi juga keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah mereka menyelesaikan masa binaan. Dengan demikian, program ini diharapkan mampu mengubah tantangan menjadi peluang bagi mereka untuk kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik dan produktif.
Penutupan ini tidak hanya menjadi puncak dari sebuah proses panjang, tetapi juga simbol harapan bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk berubah dan menciptakan masa depan yang lebih cerah.
Facebook comments