Skip to main content
x
lapas

Warga Binaan Lapas Bengkulu Ikrarkan Catur Dharma, Ini Tujuannya

Bengkulu – Suasana penuh semangat dan kebersamaan terlihat di Lapas Kelas IIA Bengkulu pada sabtu pagi (30/11), saat warga binaan dari blok hunian Pidana Umum (Pidum) dan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) mengikuti kegiatan senam pagi bersama.

Kegiatan yang berlangsung di lapangan tenis Lapas Kelas IIA Bengkulu ini dipandu oleh instruktur senam profesional dari Kota Bengkulu, didampingi oleh petugas lapas.
Usai melaksanakan senam pagi, warga binaan melanjutkan kegiatan dengan mengikrarkan Catur Dharma Narapidana.

Ikrar tersebut dipandu oleh petugas Lapas Kelas IIA Bengkulu sebagai bentuk penguatan komitmen warga binaan dalam menjalani pembinaan di dalam lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Yuniarto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan yang terintegrasi antara aspek fisik, mental, dan spiritual.

"Senam pagi bersama ini bertujuan untuk menjaga kesehatan fisik sekaligus mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan. Setelah itu, ikrar Catur Dharma Narapidana menjadi momen refleksi bagi warga binaan untuk terus berkomitmen memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik," ungkap Yuniarto.
Salah satu warga binaan, Ahmad (bukan nama sebenarnya), mengaku kegiatan seperti ini memberinya semangat baru.

"Dengan senam pagi, badan jadi lebih segar. Kemudian ikrar Catur Dharma ini mengingatkan kami untuk tetap teguh dalam niat memperbaiki diri. Ini sangat bermakna bagi kami," katanya.

Senam pagi dan ikrar Catur Dharma Narapidana diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga mendorong warga binaan untuk terus bertransformasi secara positif selama masa pembinaan.

Lapas Kelas IIA Bengkulu terus berkomitmen mengedepankan pembinaan yang humanis dan berorientasi pada rehabilitasi sosial.

Dibaca : 5Klik

Facebook comments