Skip to main content
x
Nasional
Menteri Desa PDTT, Eko Putro Sandjojo

Menteri Desa, Eko Putro Sandjojo Peduli Bengkulu

Dutawarta.com  - Menteri Desa PDTT, Eko Putro Sandjojo mengatakan pihaknya menekankan kebijakan Presiden Jokowi terkait Dana Desa di tahun 2019 agar lebih ditekankan  penggunanya untuk kepentingan non-infrastrukur seperti peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di Desa. 

Demikian rilis yang disampaikan ke Media terkait pengantar paparan Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo dalam acara Talkshow TVRI di Provinsi Bengkulu, Rabu (6/2/2019). 

Lebih jauh, Eko mengatakan pengembangan BUMDesa, misalnya dapat melakukan pola kerjasama dengan pihak lain seperti BRI dan BNI, sehingga warga desa tak perlu jauh-jauh ke kota.

Selain itu, lanjut Eko, BUMDes juga dapat mengelola desa wisata, sehingga dapat mendorong peningkatan pendapatan ekonomi dan kesejahteraan warga Desa. 

"Contohnya Desa Ponggok, Desa Kutuh dan Desa Pujon Kidul, bisa meraup pendapatan asli desa yang tinggi hanya karena berhasil mengelola potensi wisatanya," katanya. 

Terkait penyerapan Dana Desa di Bengkulu, terutama Kabupaten Bengkulu Utara, Eko sangat  mengapresiasi capaiannya hingga 90 % lebih. Hanya saja, lanjutnya masalah konektifitas antar wilayah di desanya yang menjadi salah satu perhatian dan kepedulian Mendes Eko, masih perlu didorong lebih lanjut  sehingga dapat mendukung peningkatan ekonomi lokal desa. 

“Karena itu, saya akan menghubungi kementerian terkait agar memperhatikan konektivitas ini,” tegas  Mendes.

Mendes berharap agar desa mengoptimalkan pemanfaatan Dana Desa di Bengkulu sesuai kebijakan yang ada dan dilaksanakan sesuai hasil musyawarah desa. Selain itu, Eko juga menyarankan pihak Desa dapat mengoptimalkan kerja sama dengan lembaga lain seperti Bulog, BRI dan BNI atau swasta seperti PT Prima dalam rangka meningkatkan ekonomi warga desa.

Terkait inovasi desa, Mendes Eko berharap agar proses pembelajaran inovasi melalui TPID dan Pendamping Desa dapat dimaksimalkan lagi sehingga Desa-desa lebih inovatif dalam pemanfaatan Dana Desa. 

Menurut salah satu TPID, Imsawa, selama ini pihaknya telah  mempropduksi sekitar 377 video pembelajaran inovasi desa. Video tersebut diharapkan bisa dijadikan bahan atau referensi pembelajaran inovasi desa dalam kegiatan perencanaam pembangunan Desa yang nantinya mempercepat pembangunan dan  pemberdayaan SDM untuk  kesejahteraan masyarakat. (Rls) 

Dibaca : 1Klik

Facebook comments