Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkoba, Kepala Kanwil Pemasyarakatan Bengkulu Ikuti Pemusnahan Sabu dan Ganja
Bengkulu – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bengkulu, Haposan Silalahi, menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu dan ganja yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu. Selasa, (2/12).
Kegiatan yang digelar di halaman kantor BNNP Bengkulu pada pukul 09.00 WIB ini turut dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya Gubernur Bengkulu yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Wakil Wali Kota Bengkulu, Ketua Pengadilan Tinggi Bengkulu, serta perwakilan Kepolisian Daerah Bengkulu melalui Direktur Narkoba. Kepala BPOM Bengkulu, Kepala BNNK Bengkulu, Ketua MUI Provinsi Bengkulu, Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia, Ketua SAN Provinsi Bengkulu, Gerakan Anti Narkoba (GAN) Bengkulu, serta perwakilan Pegadaian dan BMS Bengkulu.
Acara pemusnahan diawali dengan sambutan Plh. Kepala BNNP Bengkulu yang memaparkan jumlah dan jenis barang bukti yang akan dimusnahkan serta menegaskan komitmen BNN dalam memberantas penyalahgunaan narkotika di Provinsi Bengkulu. Sambutan dilanjutkan oleh perwakilan Gubernur Bengkulu yang menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menekan peredaran narkoba, serta dukungan pemerintah daerah terhadap upaya penegakan hukum dan pembinaan berbasis pemberantasan narkotika.
Wakil Wali Kota Bengkulu dalam sambutannya turut menyoroti pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terkait bahaya narkoba dan memperkuat gerakan anti-narkotika di lingkungan sosial.
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti sabu dan ganja oleh BNNP Bengkulu, disaksikan langsung oleh berbagai unsur Forkopimda, aparat penegak hukum, dan tokoh masyarakat. Pemusnahan dilakukan sebagai bentuk transparansi dan komitmen penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika.
Kehadiran Kepala Kanwil Pemasyarakatan Bengkulu, Haposan Silalahi, menjadi wujud nyata dukungan jajaran pemasyarakatan dalam memperkuat sinergi pemberantasan narkotika. Dalam kesempatan tersebut, ia turut melakukan koordinasi dengan BNNP dan aparat penegak hukum terkait penguatan program pembinaan, deteksi dini gangguan keamanan, serta pencegahan peredaran narkoba di lingkungan Lapas dan Rutan.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya bersama memerangi narkotika di Provinsi Bengkulu, sekaligus mempertegas komitmen lintas instansi dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat dari bahaya narkoba.
Facebook comments