Takbiran Bergema di Lapas Bengkulu, WBP Sambut Haru Kemenangan Idul Fitri 1446 H
Bengkulu – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan terasa di Lapas Kelas IIA Bengkulu saat warga binaan pemasyarakatan (WBP) bersama petugas melaksanakan kegiatan takbiran di Masjid An-Nur, Sabtu (30/3) malam. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri, menciptakan nuansa religius di dalam lingkungan lapas.
Dengan lantunan takbir yang menggema di seluruh area masjid, warga binaan dan petugas larut dalam suasana ibadah yang penuh kekhusyukan. Acara ini diawali dengan shalat Isya berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan takbir yang dipimpin oleh warga binaan yang memiliki keahlian dalam bidang keagamaan. Di dampingi oleh Pembina Kerohanian Lapas Bengkulu.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Yuniarto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan keagamaan bagi para warga binaan. “Melalui kegiatan takbiran ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, meningkatkan ketakwaan, dan memberikan suasana yang lebih religius bagi para warga binaan. Kami berharap ini menjadi momen refleksi dan motivasi bagi mereka dalam menjalani masa pembinaan,” ujar Yuniarto.
Para warga binaan tampak antusias mengikuti kegiatan ini, dengan harapan dapat merasakan suasana kebersamaan dalam menyambut hari kemenangan.
Salah seorang warga binaan mengungkapkan rasa syukur bisa mengikuti takbiran bersama. “Meskipun berada di dalam lapas, kami tetap bisa merasakan suasana takbiran seperti di luar. Ini menjadi pengalaman berharga bagi kami,” ujarnya.
Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan aman, menunjukkan semangat warga binaan dalam mendalami nilai-nilai keagamaan. Lapas Kelas IIA Bengkulu berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pembinaan yang bermanfaat bagi para warga binaan, terutama dalam aspek keagamaan dan sosial.
Dengan berakhirnya takbiran di Masjid An-Nur, diharapkan semangat keimanan dan kebersamaan tetap terjaga di lingkungan lapas, membawa dampak positif bagi para warga binaan dalam menjalani kehidupan ke depannya.

Facebook comments