Personel Polresta Bengkulu Laksanakan Monitoring dan Pengamanan Serta Menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Bengkulu
Kota Bengkulu – Jumat, (16/08/2024) Personel Polresta Bengkulu Polda Bengkulu laksanakan Momitoring, Pemantauan, dan Pengamanan serta menghadiri pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Kota Bengkulu dengan agenda Mendengarkan Pidato Presiden RI dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang - Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2024 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya, pukul 13.40 wib s-d selesai, bertempat di Ruang Rapat Ratu Agung DPRD Kota Bengkulu Jl.WR Supratman Kel.Bentiring Permai Kec.Muara Bangkahulu Kota Bengkulu.
Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Bengkulu Suprianto, SIP didampingi Wakil Ketua 1 Marliadi S.E, Wakil Ketua 2 Alamsyah M.PTD serta dihadiri oleh undangan yang berjumlah ± 70 (Tujuh Puluh).
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Pembukaan, Pidato Ketua DPRD Kota Bengkulu Sekaligus Membuka Rapat Paripurna, Mendengarkan Pidato Presiden RI dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang - Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2024 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya, Penutupan Rapat Paripurna dan Menyanyikan Lagu Bagimu Negeri.
Adapun pidato dari presiden diantaranya yakni "Dapat saya sampaikan bahwa Indonesia dapat menurunkan tingkah kemiskinan sebesar 29 % serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan SDM, dan meningkatkan jumlah pelayanan kesehatan. kedepannya kita juga harus meningkatkan peran APBN guna menjamanin kesejahteraan rakyat, dan Pemerintah juga harus meningktakan stabilitas kuangan, untuk harga minyak mentah kita berada di harga 600 ribu barel. APBN Tahun 2025 di rancang untuk menjaga keberlanjutan guna meraih Indonesia Emas Tahun 2045 serta menjadikan Indonesia negara lima besar kekuatan ekonomi dunia. Alokasi Belanja Negara RAPBN 2025 meliputi sebagai berikut untuk dana Pendidikan sebesar 722,6 Triliun, dana Kesehatan sebesar 197,8 Triliun, Ketahanan Pangan sebesar 124,4 Triliun dan Perlindungan Sosial sebesar 504,7 Triliun. Ketahanan pangan dan energi serta transformasi manufaktur menjadi sangat penting. disisi lain, industri pertahanan harus dibangun secara kompetitif untuk menjawab kebutuhan pertahanan keamanan Indonesia. Perkembangan digitalisasi dan artificial intelligent diperkirakan akan mendominasi kehidupan perekonomian dunia, termasuk di Indonesia. Disrupsi ini harus dihadapi dengan strategi yang tepat. Pembangunan kualitas sumber daya manusia, infrastruktur fisik dan non fisik terkait dengan teknologi informasi harus ditingkatkan. Perbaikan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama transformasi ekonomi, Pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia yang sehat, produktif, dan inovatif juga menjamin inklusivitas serta keadilan terus dilakukan, maka upaya menghapus kemiskinan ekstrem, stunting, dan pembangunan daerah terpencil harus berhasil.
Rapat Paripurna DPRD Kota Bengkulu selesai pada pukul 14.30 WIB dalam keadaan aman dan Kondusif.

Facebook comments